Misbakhun : Semoga KPK Punya Keberanian Lanjutkan Kasus Century, Karena Diduga SBY Terseret Konspirasi
Misbakhun : Semoga KPK Punya Keberanian Lanjutkan Kasus Century, Karena Diduga SBY Terseret Konspirasi
Warga Indonesia telah dibuat heboh dengan artikel yang berisikan tentang hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century sampai menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9)yang lalu.
Pada hasil investigasi terkuak adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut mengatakan bahwa peristiwa itu sebagai pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia.
Artikel yang dituliskan langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 penjabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, Termasuk Pak SBY yang pernah menjabat sebagai presiden RI yang ke-6.
Misbakhun juga memberikan komentarnya pada pemberitaan di media asing tersebut lewat medsos twitternya.
komentarnya berisikan "semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yang saat ini terhenti hanya pada kasus Pak Budi Mulya. Fakta yang di ungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi seperti dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare.
Laporan dengan judul "Indonesia SBY Government : "Vast Criminal Conspirasi" yang telah ditulis oleh John Berthelsen menyebutkan ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dengan skandal Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dollar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.
Misbakhun juga kembali mencuitkan, "Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yang menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68, Bang @Maruarar_Sirait, Bunda @Lilywahid
Dengan Misbakhun berkomentar di akun twitternya @MMisbakhun pihak Partai Demokrat langsung saja bereaksi dan segera membantah tuduhan yang diberikan pada Ketua Umumnya itu. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat mengatakan bahwa semua yang dituliskan disitus tidak lebih dari halusinasi yang buruk.
Tentang laporan tersebut, Ferdinand juga menegaskan, Robert Tantular selaku pemilik Century juga tidak dikenal oleh SBY sehingga semua yang disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kososng.
Sumber : akurat.co

Comments
Post a Comment