Posts

Showing posts from August, 2019

Mendatangi Gedung DPRD, Ahok: Aku Orangnya Mudah Move On

Image
Diakui oleh Basuki Tjahaja Purnama yang kerap disapa Ahok Mantan Gubernur DKI Jakarta, dirinya kini sudah melupakan masa lalunya. Setelah menghadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Periode 2019-2024 yang diselenggarakan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebin Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019) dirinya menyampaikan hal tersebut. Kedatangganya di Gedung DPRD tidak membuatnya teringat-ingat akan masa lalunya saat menjadi Gubernur, tutur Ahok. Karena Gedung DPRD kerap diatanginya untuk rapat paripurna. "Enggak ada nostalgia sih aku, aku orangnya cepet move on. Aku tuh kayak cabut listrik saja, cabut, udah ilang. Move on-nya cepet,"  kata Ahok seraya tertawa. Usai pelantikan, Ahok sempat bercengkrama dengan Gubernur Anies Baswedan. Dia mengaku senang bisa bertemu Anies Baswedan dan gubernur-gubernur terdahulunya seperti Sutiyoso. "Ya senang-senang saja," tuturnya. Sumber:  akurat.co

Rini Mariani Pilih Achmad Baiquni Sebagai Dirut Baru Bank BNI

Image
sumber: google Guna menggantikan posisi ipar dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gatot M. Suwondo. Nama  Achmad Baiquni  ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama dari Bank BNI ,  Achmad Baiquni  merupakan seorang direktur keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dirinya menjabat sebagai direktur keuangan di bank tersebut pada tanggal 20 Mei 2010. Dia akhirnya kembali ke bank yang membesarkannya.  Baiquni  tercatat memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984. Pada saat  Achmad Baiquni  masih bekerja di BRI, dirinya juga sempat menduduki beberapa jabatan lainnya. Di antaranya ialah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan juga Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Pria ini...

City Bayarkan Denda Pada FIFA Sebesar Rp5,5 Miliar, Kenapa?

Image
Untuk menghindari embargo pembelian pemain, Manchester City membayar denda pada FIFA sebesar 370 ribu Franc Swiss atau setara dengan Rp5,5 miliar. Pembayaran denda tersebut diakui oleh Manchester City karena mereka melakukan pelanggaran aturan FIFA terkait dengan perekrutan pemain muda. Pelanggaran yang dikenakan oleh City sontak saja langsung dibandingkan dengan apa yang harus dijalani raksasa Liga Primer Inggris yang lainnya, sebut saja Chelsea, karena pelanggaran yang sama Chelsea bahkan tidak diperkenankan untuk membeli pemain dalam satu periode penuh bursa transfer musim panas ini. Dengan dibandingkannya hukuman kedua tim ini dikatakan bahwa hukuman City lebih ringan dibandingkan dengan Chelsea. Alasannya adalah karena klub milik saudagar Uni Emirat Arab tersebut tidak sengaja melanggar aturan. Mereka menyebutnya "misinterpretasi". "Klub bertanggung jawab atas pelanggaran yang muncul sebagai hasil misinterpretasi dalam pertanyaan regulasi," tulis City...

Achmad Baiquni Berhasil Cetak Keuangan yang Gemilang

Image
Achmad Baiquni , Direktur  PT Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk ( BNI ) berhasil mencetak kinerja keuangan yang gemilang di tiga bulan pertama tahun ini. Perseroan sukses meraup keuntungan Rp3,32 triliun meningkat 8,5% dari periode yang sama tahun lalu dengan dipimpin oleh Direktur Utama  BNI  beserta karyawan lainnya. Achmad Baiquni  Direktur Utama  BNI , mengatakan bahwa kenaikan ini ditopang oleh fungsi intermediasi perusahaan yang tetap solid dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor ekonomi produktif, terutama infrastruktur.  Achmad Baiquni   berkeyakinan pembiayaan pada sektor infrastruktur merupakan pilihan terbaik karena selain turut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat dan memperluas pembangunan infrastruktur, juga memberikan berkah bagi bisnis   PT Bank Negara Indonesia  ( BNI ) secara keseluruhan. “ Achmad Baiquni  mengatakan pertumbuhan positif utnuk  Bank BNI   sejalan dengan la...

BNPB Perkirakan Titik Panas Akan Terus Menambah

Image
Untuk panas kebakaran hutan dan lahan diperkirakan oleh Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo masih akan mengalami pertambahan. "Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan musim kering masih akan terjadi selama beberapa bulan. Karena itu, titik panas diperkirakan masih akan bertambah," kata Agus dalam jumpa pers di Graha BNPB, Rabu (31/7/2019). sebanyak lima provinsi sudah menyatakan status daruratnya untuk kebakaran hutan dan lahan, yakni Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Maka dari itu, Agus mengatakan pasukan TNI sudah ditugaskan untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan di lima provinsi tersebut. Salalh satu daerah juga menjadi fokus pencegahan kebakaran hutan dan lahan yaitu Jambi, namun baru menyatakan status darurat pada tanggal 23 Juli 2019. "Total sudah ada 5.679 personel TNI yang dikirim...